1. Blender, fungsinya untuk memblender atau menghaluskan bahan-bahan dalam pembuatan pestisida nabati. 2. Pisau, fungsinya untuk mencacah bahan-bahan. 3. Timbangan, untuk menimbang bahan-bahan. 4. Gelas ukur, untuk mengukur alkohol dan tetes tebu, 5. Corong, untuk memudahkan bahan masuk kedalam jerigen. 6. Saringan : untuk menyaring. 7.

Peneliti Balai Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Rita Noveriza mengatakan nano pestisida nabati berbahan aktif minyak serai wangi yang dirilis Balittro mengandung ukuran partikel bahan aktif sekitar 100 – 200 nanometer. β€œKalau kita bandingkan, dalam ukuran satu tetes air hujan sama dengan 100 ribu partikel bahan aktif nano pestisida nabati

Pestisida alami adalah suatu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari alam seperti tumbuhan. Adapun beberapa keunggulan dari pestisida alami, antara lain: Β· Jenis pestisida ini mudah terurai (biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemarkan lingkungan (ramah lingkungan). Β· Relatif aman bagi manusia dan ternak karena residunya mudah hilang. By adrach Friday, October 12, 2018 Add Comment. Mengenal Bahan Aktif Fipronil dan Hama Sasaran - Bahan Aktif Fipronil adalah bahan aktif yang berspektrum luas yang termasuk dalam penggolongan IRAC (Insecticide Resistance Action Committee) dan termasuk golongan 2B phenylpyrazole. Bahan aktif Fipronil bekerja secara unik yaitu sebagai penghambat
1 Bahan aktif** 2. Impurities*** 10. METODE ANALISIS FORMULASI (Tuliskan ringkasan metode untuk menentukan jenis dan kadar bahan aktif dan lampirkan uraian yang terperinci mengenai metode tersebut dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris). Metode analisis bahan aktif menggunakan modifikasi dari Metode CIPAC No. 284/TC/M/3. Glifosat

Furadan ini berbentuk butiran berwarna ungu dan mengandung bahan aktif carbofuran sebanyak 3%. Bahan aktif dalam furadan akan diserap tanaman dan menyebar ke seluruh bagian tanaman. Kata Evi, sebaiknya jangan gunakan furadan dalam jangka waktu yang lama. Furadan cukup diberikan bila tanaman sedang terserang hama.

Alat semprot pestisida (sprayer) yang digunakan dalam pertanian berfungsi untuk memecah suatu cairan, larutan atau suspensi menjadi butiran cairan atau spray. Alat ini digunakan untuk mengaplikasikan bahan kimia aktif seperti pestisida yang berfungsi untuk memberantas hama dan penyakit tanaman lainnya.
Formulasi granules kadar bahan aktif paling tinggi 10%. Bahan aktif ini diikat oleh bahan penyangga dan dilepaskan secara berangsur- angsur sedemikian rupa sehingga dapat masuk ke dalam tanaman melalui akar. Proses pelepasan bahan aktif dipengaruhi oleh bahan penyangga , kelembaban dan tekstur tanah (DPTP, 1985). Ontpi.
  • 2a03q09p05.pages.dev/341
  • 2a03q09p05.pages.dev/203
  • 2a03q09p05.pages.dev/32
  • 2a03q09p05.pages.dev/332
  • 2a03q09p05.pages.dev/487
  • 2a03q09p05.pages.dev/217
  • 2a03q09p05.pages.dev/489
  • 2a03q09p05.pages.dev/354
  • mengenal bahan aktif pestisida dan fungsinya