Playthis game to review Other. Iklan berisi hal- hal berikut ini, kecuali Preview this quiz on Quizizz. Iklan berisi hal- hal berikut ini, kecuali Teks Iklan, Slogan, Poster Kelas 8 DRAFT. 8th grade. 0 times. Other. 0% average accuracy. 15 hours ago. yolandiadwi_68958. 0. Save. Edit. Edit. Teks Iklan, Slogan, Poster Kelas 8 DRAFT. 15
25Mei 2022. Di artikel ini kami akan membagikan Contoh Soal Bahasa Indonesia kelas 8 semester 2 Tentang Teks Iklan, Slogan dan Poster Kelas, Ada 50 contoh soal yang kami berikan dalam bentuk soal pilihan ganda dan soal essay. Soal soal ini bisa menjadi evaluasi atau latihan untuk mata pelajaran ini. Dan bisa juga menjadi acuan atau bahan guru
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia24 Maret 2022 1352Hallo Tsaniya. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Jawaban yang tepat adalah C. Mari cermati pembahasan berikut ini! Iklan adalah teknik yang digunakan untuk memperkenalkan produk agar pembaca atau penonton tertarik dengan barang dan jasa yang ditawarkan. Berikut adalah ciri-ciri kebahasaan iklan. 1. Menggugah. Bahasa yang digunakan harus mampu mencermati apa kebutuhan konsumennya, memberikan solusi bagi konsumennya, serta memberikan perhatian bagi konsumennya. 2. Informatif. Kata-kata yang digunakan di dalam konten iklan harus jelas, komunikatif, bersahabat, dan tidak boleh bertele-tele. 3. Persuasif atau membujuk. Rangkaian kalimat yang digunakan di dalam bahasa iklan harus mampu membuat audiensi yang ditargetkan merasa senang, terhibur, dan nyaman. 4. Bertenaga gerak. Maksudnya adalah bahwa bahasa yang dipergunakan di dalam iklan harus memiliki komposisi kata-kata yang mampu memaksimalkan waktu selama masa promosi atau penawaran masih berlangsung. 5. Komunisuasif komunikatif dan persuasif. Artinya, bahasa yang dipakai di dalam membuat konten iklan harus bersifat komunikatif dan persuasif. 6. Efektif. Penyusunan kata-kata dan rangkaian kalimat di dalam konten iklan harus mampu menonjolkan atribut-atribut penting dari sebuah merek, produk, atau entitas yang diiklankan. Berdasarkan soal, dapat disimpulkan bahwa bersifat objektif, jujur, singkat, jelas dan menarik, bahasanya memikat dan memiliki daya sugesti. dan menggunakan kata konotasi positif adalah ciri-ciri iklan. Yang bukan ciri-ciri iklan adalah bahasanya provokatif. Provokatif adalah bersifat menghasut orang lain. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Semoga membantu ya
Ciriciri bahasa iklan adalah sebagai berikut: Bahasa yang digunakan bisa memengaruhi pikiran orang/membuat tertarik untuk membeli atau menggunakan produk. Mengenalkan serta menjelaskan produk barang atau jasa kepada masyarakat. Menggunakan kalimat fakta dan opini. Menggunakan bahasa singkat, padat, dan jelas Oleh karena itu, yang bukan
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta06 Januari 2022 1317Halo, Rini P. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya ÅøĖÅ Jawaban dari pertanyaan di atas adalah D. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Teks iklan merupakan sebuah teks yang mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak mengenai suatu barang atau jasa. Iklan dapat disampaikan melalui media cetak, audio, dan elektronik. Ciri-ciri iklan adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan bahasa persuasif/menarik. 2. Kata-kata singkat, jelas, dan padat. 3. Memberikan informasi. 4. Memperkenalkan barang atau jasa. 5. Mengandung ajakan/himbauan. Ciri-ciri bahasa iklan sebagai berikut. 1. Menggunakan pilihan kata tepat, menarik, logis, dan sopan. 2. Menggunakan ungkapan atau majas dan memiliki daya sugesti. 3. Disusun untuk menonjolkan informasi yang dipentingkan. Berdasarkan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa yang tidak termasuk pada ciri-ciri bahasa iklan, yaitu "menggunakan bahasa daerah". Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D. Semoga membantu ya ÅøĖÅ
Secarabahasa, resensi berasal dari bahasa Belanda "recensie" yang artinya membicarakan dan menilai. Secara istilah, resensi diartikan sebagai tulisan mengenai buku pengetahuan, sastra, kamus, ensiklopedia, dan sebagainya yang mengikhtisarkan, menggambarkan, menjelaskan, dan menilai sebuah karya.Resensi biasanya digunakan sebagai referensi untuk menggali informasi mengenai karya tersebut.
Ilustrasi Jenis Teks. Sumber buku "Bahasa Indonesia", yang ditulis Nani Darmayanti 2020, untuk tersampaikannya informasi dengan baik, informasi tidak hanya ditulis dalam satu jenis teks saja. Biasanya jenis teks digunakan atau dipilih disesuaikan pada efek atau makna yang ingin diperoleh dari informasi yang disampaikan. Dalam bahasa Indonesia cukup banyak jenis teks, namun ada beberapa yang cukup sering digunakan dalam Teks Perlu untuk DiketahuiIlustrasi Jenis Teks. Sumber sering ditafsirkan sebagai serangkaian karakter atau tanda yang ditransmisikan dari pengirim ke penerima melalui suatu media atau kode tertentu. Teks adalah rangkaian kata atau kalimat yang memiliki struktur dan tata bahasa tertentu serta bisa disusun secara lisan maupun tulisan. Tujuannya, untuk menyampaikan informasi, menjelaskan sesuatu, atau mengungkapkan maknaBerikut teks dalam bahasa Indonesia yang sering digunakan dan wajib untuk Teks AnekdotTeks anekdot adalah cerita singkat yang menyentil atau mengandung kritikan tetapi dibungkus dengan bahasa atau cara penyampaian yang menarik, cerdas, dan memiliki kesan Teks EksposisiTeks eksposisi adalah sebuah bentuk teks atau tulisan yang memuat tentang informasi maupun pengetahuan. Teks eksposisi digunakan untuk menyampaikan pendapat mengenai suatu permasalahan dengan pengetahuan dan wawasan kepada Teks LaporanTeks laporan adalah teks yang berisi penjabaran umum dari hasil observasi. Jenis teks ini disebut juga teks klasifikasi. Karena memuat klasifikasi mengenai suatu hal berdasarkan kriteria Teks NegosiasiTeks negosiasi adalah teks atau tulisan yang berisi kesepakatan di antara kedua belah pihak. Jenis teks ini sering digunakan oleh penjual dan pembeli dalam penawaran bisnis, juga dipakai untuk menciptakan sebuah Teks Beritateks berita merupakan teks yang berisi tentang suatu peristiwa atau kejadian di dunia, biasanya disiarkan melalui media cetak maupun media elektronik. Teks berita berisi fakta6. Teks EksplanasiJika merujuk pada KBBI, eksplanasi berarti penjelasan. Maka dari itu, teks eksplanasi merupakan teks yang berisi penjelasan tertentu. Saat kamu membaca koran tentang proses terjadinya bencana alam, berarti kamu sedang membaca teks Teks UlasanTeks ulasan adalah suatu teks yang berisi ulasan, penilaian/review terhadap suatu karya seperti film, drama, atau sebuah buku. Teks ulasan berisi naskah yang memuat tulisan untuk memberikan komentar tentang suatu objek berdasarkan pandangan Teks DeskripsiTeks deskripsi bertujuan untuk menceritakan tentang objek lewat deskripsi fitur-fiturnya, tanpa menyertakan pendapat pribadi. Contoh teks deskripsi antara lain deskripsi bangunan, deskripsi tumbuhan. deskripsi hewan, deskripsi tempat, deskripsi orang, hingga deskripsi Teks PersuasiTeks persuasi adalah teks berisi ajakan, bujukan, saran, pengaruh, imbauan, larangan, arahan, atau perintah kepada seseorang untuk melakukan suatu hal sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh penulis teks tersebut. 10. Teks EditorialTeks editorial adalah sebuah artikel yang ditulis oleh sebuah surat kabar. Biasanya, sebuah teks editorial membahas berbagai isu yang sedang menjadi perbincangan hangat di jenis teks yang wajib dan penting diketahui dalam bahasa Indonesia. NDA
dijual bandung jl. Berikut ini merupakan contoh teks iklan yaitu: Teks iklan adalah salah satu media yang digunakan untuk melakukan promosi baik itu secara langsung ataupun tidak langsung. Hanya saja, jenis iklan yang satu ini lebih berfokus pada kegiatan mempromosikan suatu produk untuk kepentingan branding.Sebelumnya, kita telah mengupas tentang teks berita, teks eksempulum, teks ulasan, dan teks prosedur dalam bahasa Indonesia. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas tentang teks iklan terkait dengan ciri, struktur, dan kaidahnya. Namun sebelumnya, kita pahami terlebih dulu apa yang dimaksud dengan iklan. Iklan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertartik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan juga dimaknai sebagai pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipajang di dalam media massa surat kabar dan majalah atau di tempat umum. Sementara itu, menurut Dewan Periklanan Indonesia, yang dimaksud dengan iklan adalah suatu bentuk komunikasi tentang produk dan/atau merek kepada khalayak sasarannya, agar mereka memberikan tanggapan yang sesuai dengan tujuan pengiklan. Berdasarkan pengertian tersebut, iklan ditujukan untuk mengkomunikasikan informasi bisnis kepada calon konsumen atau pelanggan. Biasanya, iklan menyuguhkan informasi-informasi mengenai firma iklan, kualitas produk, tempat tersedianya produk yang diiklankan, dan lain-lain. Lalu, apakah yang dimaksud dengan teks iklan? Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015, yang dimaksud dengan teks iklan adalah teks yang berisi bujukan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Teks iklan juga dimaknai sebagai salah satu media yang sangat efektif dalam mempromosikan barang atau jasa kepada khalayak umum. Teks iklan biasanya dibuat semenarik mungkin hingga mampu menarik perhatian serta memengaruhi khalayak agar menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan. a. Fungsi Teks Iklan Teks iklan memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah sebagai berikut. Memberikan informasi kepada khayalak umum tentang produk terbaru, baik barang maupun jasa. Mempersuasi, dalam arti membujuk khalayak agar menggunakan produk, baik barang atau jasa yang ditawarkan. Pengingat, dalam arti teks iklan yang menarik dapat terus diingat oleh khalayak. b. Bagian Teks Iklan Teks iklan biasanya terdiri dari beberapa bagain seperti judul, ilustrasi, foto, badan iklan, dan logo. Berikut adalah ulasan singkatnya. Judul mengacu pada judul iklan atau Ilustrasi mengacu pada gambar-gambar yang berkaitan dengan produk yang diiklankan. Foto mengacu pada foto produk yang menampilkan merek produk yang diiklankan. Badan iklan mengacu pada informasi yang berkaitan dengan produk yang diiklankan. Logo mengacu pada slogan atau nama perusahaan. c. Bahasa Teks Iklan Menurut Dewan Periklanan Indonesia 2014, bahasa yang digunakan dalam teks iklan harus mudah dipahami oleh khalayak umum. Dalam artian tidak menggunakan kata-kata yang superlatif kecuali jika disertai dengan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, bahasa yang digunakan dalam teks iklan haruslah mengandung opini dan fakta. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan fakta adalah hal keadaan, peristiwa yang merupakan kenyataan. Fakta juga diartikan sebagai sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi. Sementara itu, yang dimaksud dengan opini adalah pendapat, pikiran atau pendirian. Dapat dikatakan bahwa opini terkait dengan produk yang diiklankan dalam teks iklan harus disertai dengan fakta yang mendukung. d. Bentuk Teks Iklan Terdapat berbagai macam bentuk teks iklan, yaitu teks iklan berbentuk kelompok kata, teks iklan berbentuk klausa, teks iklan berbentuk kalimat, teks iklan berbentuk kelompok kata dan kalimat, teks iklan berbentuk audio visual, dan teks iklan berbentuk suara, Teks iklan berbentuk kelompok kata. Kelompok kata adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif. Struktur teks iklan berbentuk kelompok kata hanya berisi tubuh iklan. Baca juga Contoh Frasa Endosentris dalam Iklan Teks iklan berbentuk klausa. Klausa merupakan satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, yang sekurang-kurangnya terdiri atas subyek dan perdikat, dan yang berpotensi menjadi kalimat. Struktur teks iklan berbentuk klausa hanya berisi tubuh iklan. Teks iklan berbentuk kalimat. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang dapat mengungkapkan pikiran yang utuh atau setiap tuturan yang dapat mengungkapkan suatu informasi secara lengkap. Struktur teks iklan berbentuk kalimat hanya berisi tubuh kalimat. Teks iklan berbentuk kata dan kalimat memiliki struktur teks yang berisi tubuh iklan yang berupa kalimat tunggal dan justifikasi yang berupa kalimat tak lengkap. Teks iklan berbentuk audio visual. Bentuk teks iklan ini dapat dijumpai pada iklan di media televisi atau internet. Baca juga Contoh Iklan di Internet Teks iklan berbentuk suara. Jika teks iklan audio visual kerap ditemui pada iklan di media televisi dan internet, teks iklan berbentuk suara atau audio hanya ditemui di media radio. Struktur teks iklan di radio umumnya hanya terdiri dari orientasi dan tubuh iklan dan hal ini dapat diketahui dari naskah iklan yang dibuat. Ciri Teks iklan memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan teks lainnya. Ciri-ciri yang dimaksud adalah sebagai berikut. Teks iklan merupakan teks yang memadukan unsur gambar dengan kata-kata, unsur gerak, dan suara. Teks iklan termasuk teks bergenre makro yakni teks yang berisi mengenai informasi yang berasal dari berbagai narasumber. Umumnya, struktur teks iklan terdiri dari orientasi, tubuh iklan, dan justifikasi. Ada juga teks iklan yang tidak memiliki struktur yang jelas. Secara konteks, struktur teks iklan ada yang dapat dianalisis dan ada pula yang tidak. Teks iklan dapat berbentuk kelompok kata; klausa; kalimat; kombinasi kata, klausa dan kalimat; suara serta gambar dan suara. Teks iklan mengacu kaidah-kaidah kebahasaan tertentu seperti persuasif, imperatif, berima atau puitis, berkesan positif, ringkas, menggunakan kalimat slogan, menggunakan subyek orang pertama, menggunakan sajian nonverbal, dan tidak superlatif. Struktur Teks iklan bisa berbentuk teks yang dapat dibaca atau didengar dan yang tidak dapat didengar atau dibaca. Oleh karena itu, teks iklan termasuk dalam jenis genre makro yang kompleks. Struktur teksnya ada yang bisa dianalisis dan ada pula yang tidak bisa dianalisis secara konteks. Struktur teks iklan umumnya terdiri dari orientasi, tubuh iklan, dan justifikasi. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua teks iklan memiliki struktur teks yang sama. Orientasi umumnya berisi judul yang terletak di bagian atas suatu teks iklan. Namun, pada teks iklan tertentu kerap tidak ditemukan judul iklan melainkan nama produk yang diiklankan. Tubuh iklan mengacu inti dari iklan yang berisi nama produk yang diikalnkan. Biasanya, tubuh iklan berbentuk suku kata, kata, kelompok kata, atau kalimat yang membangun struktur teks. Justifikasi mengacu pada bagian penutup dari teks iklan yang berisi deskripsi mengenai produk yang diiklankan meliputi keunggulan, spesifikasi, cara mendapatkan produk, lokasi penjualan, nomor telepon yang dapat dihubungi, dan lain sebagainya sehingga khalayak tertarik untuk membeli produk yang diiklankan. Kaidah Tujuan teks iklan adalah untuk menawarkan produk kepada khalayak. Karena itu, teks iklan hendaknya disusun dengan mengacu pada kaidah kebahasaan tertentu. Kaidah kebahasaan teks iklan yang dimaksud adalah persuasif, imperatif, berima atau puitis, berkesan positif, ringkas, menggunakan kalimat slogan, menggunakan subyek orang pertama, menggunakan sajian nonverbal, dan tidak superlatif. Dengan demikian, kaidah kebahasaan teks iklan adalah sebagai berikut. Persuasif. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan persuasive sebagai sesuatu yang bersifat membujuk secara halus supaya menjadi yakin. Pada teks iklan, kata-kata atau kalimat yang digunakan umumnya menggunakan kata-kata atau kalimat persuasive. Tujuannya adalah supaya para konsumen yakin dan percaya terhadap produk yang ditawarkan. Baca juga Contoh Paragraf Persuasi tentang Iklan Imperatif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, imperatif adalah bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan untuk melaksanakan perbuatan. Contohnya antara lain datanglah, ikutilah, hadirilah, tinggalkan, wujudkan, nyatakan, nikmati, sebaiknya, marilah, ayo, bantulah, dan janganlah. Berima atau puitis. Pada teks iklan, kata-kata yang digunakan biasanya bersifat puitis. Tujuannya adalah agar iklan terlihat menarik dan menimbulkan kesan tertentu pada diri konsumen. Berkesan positif. Bahasa yang digunakan pada teks iklan hendaknya dapat menimbulkan kesan positif di benak calon konsumen dan konsumen. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa yang akrab di telinga dan sering digunakan di tengah masyarakat. Ringkas. Selain menggunakan kata-kata yang puitis dan bereksan positif, teks iklan juga pada umumnya menggunakan bahasa yang ringkas. Dalam arti bahasa yang digunakan adalah bahasa yang singkat, padat, jelas agar mudah diingat serta mudah dipahami oleh calon konsumen dan konsumen. Kalimat slogan. Slogan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu. Slogan juga diartikan sebagai perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dan sebagainya. Kalimat slogan umum digunakan dalam teks iklan. Tujuannya adalah agar mudah diingat oleh khalayak. Slogan biasanya terdiri dari 4 hingga 5 kata yang sederhana, kreatif, dan menarik, dan mudah diingat oleh pembaca. Menggunakan subyek orang pertama. Kaidah kebahasaan ini umum digunakan pada teks iklan dan bertujuan untuk menggantikan pihak atau pelaku pemasang iklan. Sunjek orang pertama yang digunakan adalah subjek orang pertama jamak atau tunggal yaitu kami, saya, ataupun Sajian nonverbal. Selain menggunakan kalimat persuasif, kalimat slogan, dan jenis-jenis kalimat lainnya, teks iklan juga kerap menggunakan sajian nonverbal guna menarik perhatian dan minat pembeli. Sajian nonverbal yang dimaksud adalah berupa gambar atau media grafis lainnya yang unik, menarik, dan bermakna dari produk yang ditawarkan. Tujuannya adalah menimbulkan kesan tertentu dan membekas dalam ingatan khalayak yang melihatnya. Tidak superlatif. Teks iklan hendaknya tidak menggunakan kata-kata yang superlatif seperti āpalingā, ānomor satuā, ātopā atau kata-kata berawalan -ter, dan/atau yang bermakna sama. Kata-kata superlatif boleh digunakan jika didukung dengan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Demikianlah ulasan singkat tentang teks iklan terkait dengan ciri, struktur, dan kaidahnya. Artikel lain yang dapat dibaca di antaranya adalah contoh iklan makanan, contoh iklan minuman, contoh iklan lowongan kerja, berikan contoh kalimat opini dalam iklan, contoh teks berita singkat, contoh teks berita di koran, contoh teks berita tentang sekolah, dan contoh berita duka. Semoga bermanfaat. Terima kasih. 2) Pengawasan Iklan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi pengawasan: a. rutin; b. berdasarkan kasus; dan/atau c. berdasarkan pengaduan masyarakat. (3) Pengawasan Iklan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan melalui kegiatan: a. monitoring. terhadap publikasi Iklan yang ditayangkan pada Media Periklanan; dan/atau b. 4DNy84.